HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI PENTABIO DENGAN KECEMASAN IBU TERHADAP EFEK PEMBERIAN IMUNISASI DI POLIKLINIKANAK RSUD KARTINI KARANGANYAR
Keywords:
Pengetahuan, kecemasan, pentabioAbstract
Imunisasi pentabio menyebabkan badan anak panas setelah diberikan, sehingga menyebabkan ibu merasa cemas, tegang, dan khawatir. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi pentabio dengan kecemasan ibu terhadap efek pemberian imunisasi di Poliklinik Anak RSUD Kartini Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu dengan balita yang melakukan imunisasi pentabio di Poliklnik Anak RSUD Kartini Karanganyar. Sampel sebanyak 32 responden dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 21 responden (65,6%) ibu memiliki pengetahuan cukup tentang imunisasi pentabio dan sebanyak 15 responden (46,9%) memiliki kecemasan sedang ibu tentang efek imunisasi pentabio. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi pentabio dengan kecemasan ibu terhadap efek pemberian imunisasi pentabio dengan dan nilai korelasi hubungan sebesar 0,601 yang berarti hubungan pengetahuan dan kecemasan memiliki korelasi yang kuat. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan serta intervensi untuk mengatasi masalah kecemasan dalam pemberian imunisasi.
References
Annisa, D. F., & Ifdil. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2).
Arifiati, R. F., & Wahyuni, E. S. (2019). Peningkatan Sense of Humor untuk Menurunkan Kecemasan pada Lansia. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 1(2), 139–169.
ATS. (2021). Hamilton Rating Scale for Anxiety (HAM-A). American ThoracicSociety. https://www.thoracic.org/assemblies/srn/questionaires/ham-a.php
Bangu, B., & Yuhanah, Y. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Kecemasan Ibu Pasca Imunisasi DPT Anaknya di Kelurahan Kolakaasi. Jurnal Surya Medika, 5(2), 65–74. https://doi.org/10.33084/jsm.v5i2.1292
Carolin, B. T., Widowati, R., & Situmorang, A. C. (2021). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Tambahan Pada Bayi Usia 2- 24 Bulan. Journal for Quality in Women’s Health, 4(1), 40–45. https://doi.org/10.30994/jqwh.v4i1.103
Carsel, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan dan penelitian. Penebar Media Pustaka.
Dinkes.Jateng. (2022). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Donsu, J. D. T. (2016). Metodologi penelitian keperawatan. Pustaka Baru Press. Fathia, A. S., Martina, & Marthoenis. (2021). The level of anxiety anf coping mechanisms among nursing students during the covid-19 pandemic. Jurnal Ilmu Keperawatan.
Harlan, J., & Johan, R. S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Gunadarma. Haryanti, N. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian
Imunisasi Pentabio Booster Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Kacang Pedang Kota PangkalPinang [STIKes Abdi Nusa Pangkalpinang]. http://www.jurnalabdinusababel.ac.id
Ni Ketut Ayu Sugiartini, & Sugiartini, N. M. (2020). Pengetahuan Ibu Bayi tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Imunisasi Pentabio. Jurnal Genta Kebidanan, 9(2), 11–17. https://doi.org/10.36049/jgk.v1i1.11
Notoatmodjo, S. (2014). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. EGC. Notoatmodjo, S. (2018a). Ilmu perilaku kesehatan. Cetakan kedua. Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2018b). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rhineka Cipta.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis.Cetakan 2. Salemba Medika.
Nursalam. (2020). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis Edisi 5. Selemba Medika.
Pasongli, G. S., & Malinti, E. (2021). Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Tenaga Kesehatan Akibat Pandemi Covid-19. Community of Publishing In Nursing, 9(2), 127–134.
Putra, F. A., Indriyati, & Widayanti, I. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Kecemasan Orang Tua Terhadap Hospitalisasi Bayi Di Kamar Bayi Resiko Tinggi. Jurnal Keperawatan Indonesia (JIKI), 14(2), 34–43.
Rahayu, A. P., Dharmawan, Y., & Nugroho, D. (2018). Hubungan karakteristik Ibu Balita dengan Pemanfaatan Data Kartu Menuju Sehat (KMS) dalam Buku KIA (Studi KasusPuskesmas Kedungmundu Kota Semarang Tahun 2016). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 103–109. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php
Rahmadani, E., & Sutrisna, M. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Kecemasan Ibu Pasca Imunisasi pada Bayi di Puskesmas Beringin Raya Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 2162–2167.
Rakhmawati, N., Utami, R. D. P., & Mustikarani, I. K. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Bayi Di Posyandu Balita Kalingga Kelurahan Banyuanyar Surakarta. Intan Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(2), 74–86. https://doi.org/10.52236/ih.v8i2.193
Rita, N., Yundelfa, M., & Nurmadiah, S. A. (2023). Hubungan Tingkat Kecemasan IbuyangMempunyai Anak Usia 1-2 Tahun dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Dimasa Pandemi Covid- 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Menara Ilmu, XVII(02), 9–14.

