PAPEDA LABU KUNING MAKANAN TRADISIONAL ANTI STUNTING
Keywords:
stunting, MPASI, labu kuning, papeda, makanan tradisional, gizi anakAbstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama pada anak-anak usia dini. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak serta kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka stunting adalah dengan menyediakan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang bergizi, mudah diolah, dan berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi MPASI dari makanan tradisional berbahan dasar labu kuning (Cucurbita moschata) dalam bentuk papeda labu kuning yang diperkaya nilai gizi dan diterima secara kultural oleh masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Belawan Mulia, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang pentingnya gizi dan bahaya stunting, pelatihan pengolahan papeda dan puding labu kuning, serta distribusi produk kepada balita terdampak stunting. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap produk dan penyuluhan. Papeda labu kuning diterima baik oleh anak-anak karena teksturnya lembut dan rasanya mudah diterima. Puding labu kuning juga disukai sebagai cemilan bergizi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pangan lokal dapat diolah menjadi MPASI alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi gizi tetapi juga memperkuat kearifan lokal sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
References
Achmad, W., & Ilhami, R. (2022). Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Program Bapak Asuh Anak Stunting di Kabupaten Subang. Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 32–39.
Haq, F. F. (2019). Formulasi Bubur MP-ASI Berbahan Dasar Labu Kuning, Tomat, dan Daun Kelor untuk Balita. Jurnal Gizi dan Pangan, 14(1), 25–31.
Imani, I. (2020). Upaya Penanggulangan Stunting di Daerah Tertinggal. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 5(2), 76–84.
Iswidayati, C. (2018). Formulasi Bubur MP-ASI Berbahan Labu Kuning dan Tepung Kedelai serta Kontribusinya Terhadap Kecukupan Protein dan Vitamin A. Jurnal Pangan dan Gizi, 13(3), 195–202.
Rindengan, B., Liwu, S. L., Trivana, L., Manambangtua, A. P., & Wungkana, J. (2022). Karakteristik Papeda Instan Pati Sagu. Buletin Palma, 23(1), 51–59.
Sukawan, L. A. (2021). Pemberian Bubur Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Gizi Kurang. Jurnal Kesehatan Holistik, 15(2), 112–118.
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). (2022). Laporan Nasional Status Gizi Balita Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
