PEMBERDAYAAN KOMUNITAS TULI MELALUI WORKSHOP KERAJINAN DAUR ULANG BERBASIS LIMBAH BOTOL PLASTIK DAN KAYU
DOI:
https://doi.org/10.66340/y3bsbt96Schlagwörter:
Limbah botol plastik, Keberlanjutan lingkungan , Mengolah limbah, Daur ulang, Limbah kayuAbstract
Pengelolaan limbah plastik menjadi perhatian utama dalam aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Limbah botol plastik yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan memerlukan solusi
inovatif. Selain isu lingkungan, pemberdayaan komunitas marginal, seperti komunitas Tuli, juga
menjadi fokus pembangunan sosial. Kegiatan pelatihan kerajinan daur ulang limbah botol plastik
dan kayu ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan memperkuat kesadaran sosial serta
lingkungan. Pelatihan dilakukan melalui workshop inklusif yang melibatkan komunitas Tuli,
dengan metode praktis dan kolaboratif, dan hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan,
kreativitas, serta kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Model ini berpotensi direplikasi untuk
memperkuat kapasitas dan inklusi sosial dalam berbagai komunitas.
Literaturhinweise
Fell, C., McKenzie, B., & Segin, J. (2017). Inclusive Education for Deaf
Students: Strategies and Challenges. Journal of Disability & Society, 32(8), 1169
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., et al. (2015). Marine Pollution. Plastic
waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768-771.
Kebrit, S., Suhartono, E., & Wibowo, S. (2019). Empowering Persons with
Disabilities Through Inclusive Training Programs. Journal of Social Welfare and
Disability Studies, 5(2), 150–165.
Rahman, A. F., Abdullah, M., & Aziz, Z. A. (2018). Recycling Plastic Waste
into Art and Craft: An Approach to Reduce Plastic Pollution. International Journal
of Environmental Sustainability, 7(3), 22–30.
Ismail, S., Mahmud, N., & Amin, R. (2020). Environmental and Social Benefits
of Community-based Recycling Initiatives. Eco-Environmental Communication,
(1), 55–67.








